Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa
barakaatuhu.
Kembali hati kita diuji Allah dengan derita
saudara kita di Aleppo Suriah, padahal untuk saudara kita di Rohinggya pun kita
masih berduka. Demikian pula saudara kita di Afghanistan, Palestina, Irak, Yaman, Afrika Tengah, Uighur China, dan
Patani Thailand.
Sementara kita umat Islam tidak berdaya, tidak
punya kekuatan, namun kita masih punya senjata dahsyat yaitu DOA. Masih ingat saat Rasulullah dan
para sahabat tidak berdaya menghadapi teror kejam sampai banyak pengikut
Rasulullah dibunuh kuffar Quraisy,
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan
masuk Syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya
orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan
kesengsaraan, serta diguncangkan (dg bermacam cobaan) sehingga berkatalah Rasul
dan orang-orang yg beriman bersamanya :
“Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat dekat" (QS Al Baqarah 214).
Ingat dan yaqinlah kekuatan dahsyatnya Doa,
Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Do’a adalah senjata orang mu’min, tiangnya agama dan cahaya langit
dan bumi”
(HR Abu Ya’laa).
Bismillaahirrahmaanirrahiimi
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar
Alhuumma sholli wa sallim alaa Rasulillah wa
alaa aalihi wa shobihi wa man tabiahu biihsaani ilaa yaumiddiini
Hasbunallah wa nikmal wakiil ....
Ya Allah Ampuni kami atas ketidak kuasaan kami
menolong mereka Saudara kami.
“Ya Allah, ampunilah dosa kaum muslimin
laki-laki dan perempuan, mu'min laki-laki dan perempuan, baik yg masih hidup
maupun yg sudah wafat. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, dekat dan
mengabulkan doa-doa, wahai Dzat yg memenuhi segala kebutuhan”.
“Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami karena
kelupaan dan kesalahan kami. Rabb kami, Rabb kami janganlah Engkau beri kami
beban sebagaimana beban yg Engkau beri kepada para pendahulu kami.
Rabb kami, janganlah engkau pikulkan kepada
kami apa-apa yg tidak kami sanggupi. Maafkanlah kami, ampunilah kami,
sayangilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap
orang-orang kafir”.
“Ya Allah turunkanlah hukuman-Mu pada Orang
orang zholim dan para penolongnya yg telah melakukan kezhaliman dg membunuh
saudara-saudara kami kaum muslimin dimana pun saudara kami berada”.
“Ya Allah hukumlah mereka, sesungguhnya mereka tak mampu melemahkan-Mu. Ya Allah cerai beraikan mereka, porak porandakan kesatuan mereka, dan turunkanlah balasan-Mu atas mereka”.
“Ya Allah turunkanlah atas mereka dan semua
pihak yg membantu mereka balasan-Mu yg tidak dapat ditolak oleh kaum yg berbuat
kezhaliman.”
“Ya Allah selamatkanlah saudara-saudara kami
kaum muslimin yang lemah dimanapun mereka berada. Ya Allah sayangi dan
kasihilah mereka dan keluarkanlah mereka dari pengepungan dan keadaan sempit yg
mereka alami saat ini.”
“Ya Allah terimalah syuhada mereka dan
sembuhkanlah yg sakit dan terluka dari kalangan mereka. Ya Allah karuniakanlah
kebaikan pada mereka dan janganlah Engkau timpakan keburukan pada mereka karena
tiada daya dan kekuatan bagi mereka kecuali dg pertolongan-Mu.”
“Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada
mujahidin di Suriah".
"Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada
mujahidin di Palestina".
"Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada
mujahidin di Irak".
"Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada
mujahidin di Afghanistan".
"Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada
mujahidin di Afrika.
"Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada
mujahidin di seluruh permukaan bumi ini....aamiin”.
Sumber : posmetro
“Bila kau tak tahan lelahnya belajar maka kau harus tahan
menanggung perihnya kebodohan” (Imam Syafi’i)
Salam buat
isteri :
‘Siti Nurjanah’




