Rasa
kecewa berat karena terdakwa penistaan agama Gubernur Jakarta nonaktif Basuki
Tjahaja Purnama (Ahok) belum juga ditahan dirasakan oleh Ustadz Fikri Haikal. Padahal, menurutnya, tindakan Ahok merupakan
pengkhianatan terhadap kebinekaan bangsa serta mengancam persatuan dan
kesatuan.
“Alhamdulillah,
setelah demo besar-besaran 4 November 2016, Ahok ditetapkan sebagai tersangka,
tapi sayang enggak ditahan. Ini kan aneh? ada orang yang telah ditetapkan
sebagai tersangka kok tidak ditahan?” ujarnya di Masjid Agung
Oesman Al-Khair Sukadana, Selasa (12/12) malam, dilansir JPPN.
Putra
mendiang KH Zainuddin MZ tersebut menilai, hal itu merupakan pengkhianatan
terhadap kebinekaan bangsa Indonesia yang terkandung dalam Pancasila. “Emangnya
Ahok siapa sih? Emangnya kuat seberapa besar, memangnya siapa yang membekingi?
Sudah jadi tersangka tapi kok tidak ditahan,” imbuhnya.
Dia
meminta umat Islam bersatu dan mengawal proses hukum yang sedang berlangsung. “Buat
kita yang terpenting sekarang adalah kawal terus proses hukumnya, sampai
tuntas. Jangan sampai orang yang telah menjadi tersangka berbuat semena-mena.
Hukum harus ditegakkan, hukum jangan dimanupilasi, hukum jangan dikebiri, hukum
harus ditegakkan secara transparansi dan memenuhi rasa keadilan,”
tegasnya.
Dia
memandang hukum di Indonesia saat ini nyaris seperti pisau yang tajam ke bawah
dan tumpul ke atas. “Kalau orang miskin yang bersalah hukum cepat-cepat ditengakkan, tapi
kalau yang kaya dan yang berkuasa, hukum sering pura-pura tidak tahu,” ujar
Fikri.
Sumber : pekanews
“Bila kau tak tahan lelahnya belajar maka kau harus tahan
menanggung perihnya kebodohan” (Imam Syafi’i)
Salam buat istri :
'Siti Nurjanah'


