Rabu, 16 November 2016

✿ Inilah Status Facebook yang Menampar Telak Kapolri Tito Karnavian.


Sebuah status Facebook yang ditulis 12 November 2016 oleh Fam Almunawwar Dila mengungkap fakta mengejutan tentang hubungan dekat keluarga besar Kapolri Tito Karnavian dengan Front Pembela islam (FPI) dan para Ulama.

Melalui status tersebut, Almunawwar juga meluapkan kekecewaannya pada Tito terutama saat menangani kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengingat keluarga besar Tito memiliki hubungan yang erat dengan para ulama.

Berikut polemik ebijakan dari Kapolri Tito Karnavian :

✔  Seperti diketahui, belakangan ini publik mulai mengamati keberpihakan Kapolri Tito Karnavian dalam menangani dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok.

✔  Diawali dengan polemik siaga satu jelang Aksi Bela Islam 4 November 2016.


✔  Disusul pernyataan fenomenal Tito tanggal 5 November 2016 yang dianggap mendahului pemeriksaan bareskrim karena Tito menyatakab bahwa Ahok tidak bermaksud menistakan agama Islam.

✔  Hingga yang paling akhir adalah soal kedatangan saksi ahli dari Mesir, Syaikh Amru Wardani, Senin, 14 November 2016 yang menurut Tito adalah atas permintaan Ahok.


✔  Sementara Ahok membantah pernyataan Tito dan mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya ahli tafsir dari Mesir.

✔  Seorang netizen @dusrimulya menegaskan bahwa sebagai terlapor, Ahok tak memiliki hak untuk mengajukan saksi ahli. Dengan kata lain, jika benar saksi ahli dari Mesir tersebut didengar kesaksiannya, maka hal ini menunjukkan adanya intervensi pemerintah dalam kasus Ahok. 

Sumber : nusanews

Ya Allah... semoga yang membaca artikel ini :
¤ Muliakanlah orangnya… Yang belum menemukan jodoh semoga lekas dipertemukan... Yang belum mendapatkan keturunan semoga cepat mendapatkannya… Semoga tergerak hatinya untuk bersedekah… Yang laki2 entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid… Bahagiakanlah keluarganya… Luaskan rezekinya seluas lautan… Mudahkan segala urusannya… Kabulkan cita-citanya… Jauhkan dari segala Musibah, Penyakit, Prasangka Keji… Jauhkan dari segala Fitnah, Berkata Kasar dan Mungkar. Aamiin ya Rabbal'alamin.


“Bila kau tak tahan lelahnya belajar maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” (Imam Syafi’i)
 
;