Presiden Pemuda Asia Afrika, Beny
Pramula memastikan, bahwa sebanyak 143 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
dari berbagai wilayah di Indonesia telah siap mengirimkan perwakilannya untuk
ikut Aksi Bela Islam jilid III pada 2 Desember mendatang.
Tampilkan postingan dengan label ❤ NKRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ❤ NKRI. Tampilkan semua postingan
Senin, 28 November 2016
❤ Aksi Bela Islam,
❤ BEM,
❤ Beny Pramula,
❤ NKRI
✿ 143 BEM Siap Ikut Aksi Bela Islam III.
Jumat, 25 November 2016
❤ Amien Rais,
❤ Kasus Ahok,
❤ NKRI,
❤ Penistaan Agama
✿ Amien Rais : Pak Jokowi, NKRI Bisa Bubar!
Mantan
Ketua PP Muhammadiyah Amien Rais meminta kepada Presiden Joko Widodo lebih mengedepankan
kepentingan bangsa yang lebih besar terkait kasus dugaan penistaan agama yang
dilakukan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok).
Kamis, 17 November 2016
❤ Ferdinand Hutahaean,
❤ NKRI,
❤ Rumah Amanah Rakyat
✿ Kami Orang-Orang Tertuduh Separatis, Pemecah NKRI.
Oleh : Ferdinand Hutahaean
RUMAH AMANAH RAKYAT
RUMAH AMANAH RAKYAT
Jakarta, 17 Nopember 2016 — Jika masih ada demo setelah penetapan Ahok sebagai tersangka, maka mereka adalah pemecah belah NKRI, separatis. Begitulah stigma dan cap yang dilekatkan oleh penguasa saat ini kepada siapapun yang masih ingin demo atas penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini mendapat gelar tambahan sebagai tersangka.
Senin, 14 November 2016
❤ Jokowi,
❤ Kasus Ahok,
❤ NKRI,
❤ Zeng Wei Jian
✿ Zeng Wei Jian : Jokowi Terus Lindungi Ahok, NKRI Bisa Berubah Jadi Negara Jokowi
NKRI mestinya jadi negara hukum (rule of law).
Namun, Jokowi-Ahok menghantar negeri ini ke posisi "state of blurry". Kepastian dan penegakan hukum berimplikasi pada
economic development. Ekonom FA. Hayek menganalisa praktek Rule of Law (Etat de
droit) bermanfaat bagi sistem free-market. China dan Vietnam diharuskan menjadi
negara rule of law seiring proses transisi free-market economy.
Langganan:
Postingan (Atom)




- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact