Bank Indonesia (BI) baru saja meluncurkan uang
rupiah desain baru, Senin (19/12/2016). Di
media sosial, tidak sedikit netizen yang mempersoalkan uang rupiah desain baru
tersebut, khususnya uang kertas mulai dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000.
Pasalnya, desain uang kertas itu dinilai mirip
uang kertas Yuan milik Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Bahkan ada netizen yang
menuduh pemerintah sekarang adalah antek RRT.
Benarkah uang tersebut mencontek Yuan? BI
menjelaskan bahwa desain baru uang kertas tersebut menggambarkan semangat
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sesuai dengan undang-undang nomor 7
Tahun 2011 tentang mata uang, yang menekankan semangat NKRI.
"Gambar pahlawan, pemandangan dan tarian
menggambarkan semangat NKRI tersebut," kata Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang
BI, Suhaedi, Selasa (20/12/2016).
Ditambahkan, peluncuran uang baru pada tanggal
19 Desember yang bertepatan dengan hari bela negara juga dimaksudkan untuk
menunjukkan semangat NKRI tersebut.
Sumber : tarbiyah
“Bila kau tak tahan lelahnya belajar maka kau harus tahan
menanggung perihnya kebodohan” (Imam Syafi’i)
Salam buat
isteri :
‘Siti Nurjanah’



