Minggu, 13 November 2016

✿ Dikawal Ratusan Polisi, DPR : Itu Instruksi Siapa? Dananya dari Mana? Memang Ahok Itu Siapa?


Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Muhammad Syafi'i mempersoalkan sikap Kepolisian yang menerjukan 300 personel untuk mengamankan lokasi yang didatangi calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yakni di kawasan Kedoya Utara, Jakarta Barat.


Menurutnya, hal tersebut sangat berlebihan dan menunjukan kalau Ahok adalah orang yang istimewa di negara ini.

"Itu instruksi siapa, dan dananya dari mana pakai APBN atau APBD itu semua harus ada nomenklaturnya. Ga bisa seenaknya begitu, memang Ahok itu siapa, jangan ada yang beda-bedain pasangan calon Gubernur," kata Syafi'i kepada TeropongSenayan, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Lebih jauh, Syafi'i mengungkapkan, kalau tindakan tersebut tak terlepas dari sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang paranoid pasca demo 4 November, seolah negara ini tengah terancam.

"Itu kan sudut pandang mereka yang bangun sendiri," tandasnya.

Diketahui, ratusan personel kepolisian mengamankan lokasi yang rencananya akan didatangi oleh Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yakni di kawasan Kedoya Utara, Jakarta Barat, Kamis. Pada pukul 15.00 WIB, sekitar 300 personel kepolisian sudah berdiri di sepanjang Jalan Raya Kedoya Utara, bersiap-siap mengamankan kedatangan Ahok.

Selain ratusan personel kepolisian, terlihat pula sejumlah kendaraan taktis yang terdiri dari mobil barracuda serta mobil water cannon.

Sumber : mediankri.net


Ya Allah... semoga yang membaca artikel ini :
¤ Muliakanlah orangnya… Yang belum menemukan jodoh semoga lekas dipertemukan... Yang belum mendapatkan keturunan semoga cepat mendapatkannya… Semoga tergerak hatinya untuk bersedekah… Yang laki2 entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid… Bahagiakanlah keluarganya… Luaskan rezekinya seluas lautan… Mudahkan segala urusannya… Kabulkan cita-citanya… Jauhkan dari segala Musibah, Penyakit, Prasangka Keji… Jauhkan dari segala Fitnah, Berkata Kasar dan Mungkar. Aamiin ya Rabbal'alamin.


“Bila kau tak tahan lelahnya belajar maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” (Imam Syafi’i)
 
;